banner 1280x160
Ragam  

HUT ke-13 Galeri Indonesia Kaya Hadirkan Musikal Menanggung Dua Panggung

Musikal Budaya Menanggung Dua Panggung oleh Peserta Ruang Kreatif Intensif Musikal Budaya. (Dok. Indonesia Kaya)

BALIKBANDUNG.id – Perayaan ulang tahun ke-13 Galeri Indonesia Kaya menghadirkan pertunjukan musikal bertajuk Menanggung Dua Panggung yang dibawakan peserta Ruang Kreatif Intensif Musikal Budaya pada 23–24 Oktober 2026.

Pertunjukan ini menjadi bagian dari upaya Galeri Indonesia Kaya dalam membuka ruang bagi talenta muda Indonesia untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan kemampuan di bidang seni pertunjukan.

Mengusung format musikal jukebox, Menanggung Dua Panggung menggabungkan naskah orisinal, dialog, musik, dan gerak panggung dalam pertunjukan berdurasi sekitar 60 menit.

Cerita berpusat pada Ranting, seorang pemain teater yang juga menjadi tulang punggung keluarga. Sebagai bagian dari Teater Jalar, Ranting selama ini menjalani impiannya sebagai pemeran utama di atas panggung.

Namun, setelah lulus kuliah, ia harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Di tengah tuntutan pekerjaan dan kecintaannya terhadap dunia teater, Ranting menghadapi pilihan sulit dalam menyeimbangkan tanggung jawab dan impian.

Perjalanan tersebut membuat Ranting mempertanyakan apakah sorotan panggung yang selama ini dikejarnya benar-benar menentukan nilai dirinya.

Kisah tersebut disampaikan melalui tujuh lagu, yakni Keroncong Kemayoran, Semua Ini Untuk Apa karya Donne Maulana, Makin Lelah karya Payung Teduh, Melukis Senja karya Budi Doremi, Sempurnanya Aku karya NPD, Hasrat Menyala karya Mus Mulyadi, serta Kroncong Protol karya Bondan Prakoso & Fade2Black.

Program Director Galeri Indonesia Kaya, Renitasari Adrian, mengatakan program Ruang Kreatif Intensif Musikal Budaya menjadi salah satu bentuk komitmen dalam mendukung proses belajar dan regenerasi talenta seni pertunjukan.

Melalui pementasan ini, para peserta melanjutkan perjalanan dari pelatihan menuju proses penciptaan dan pementasan karya.

Pertunjukan Menanggung Dua Panggung sekaligus diharapkan dapat memperluas apresiasi masyarakat terhadap seni pertunjukan Indonesia serta menghadirkan ruang bagi talenta muda untuk menunjukkan hasil proses kreatif mereka.*