BALIKBANDUNG.id – Pengurus Provinsi Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Pengprov Perbasasi) Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk mentransformasi sistem pembinaan atlet secara menyeluruh di seluruh wilayah Jawa Barat.
Ketua Perbasasi Jawa Barat, Jajat Darajat, menyatakan bahwa pengembangan bisbol dan sofbol tidak boleh hanya berfokus pada level kompetitif saja, melainkan harus menjangkau potensi daerah sejak usia dini hingga tingkat elite.
“Melalui transformasi ini, kami ingin menambah populasi pembinaan di seluruh daerah yang ada di Jawa Barat. Kita harus betul-betul menggali potensi dari semua periode, dari usia dini sampai atlet elite,” kata Jajat di sela pembukaan cabor bisbol Porprov XV Jabar, Sabtu (7/11/2026).
Selain memperluas basis pembinaan di daerah, Perbasasi Jabar juga menekankan krusialnya penerapan sport science dalam program latihan modern guna mendongkrak prestasi atlet secara terukur.
Jajat mengimbau seluruh pemangku kepentingan olahraga bisbol dan sofbol untuk terbuka terhadap perkembangan teknologi serta ilmu pengetahuan olahraga modern.
“Kita semua jangan alergi terhadap sport science. Ini adalah sarana pendukung utama agar sofbol dan bisbol Jawa Barat betul-betul menjadi yang terbaik, terutama di tingkat nasional,” tegasnya.
Langkah transformasi ini disambut positif oleh jajaran pemerintah daerah. Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kota Bandung, Usep Supriatna, menilai partisipasi daerah yang makin luas akan menjadi fondasi utama dalam memperkuat ekosistem pembinaan atlet bisbol dan sofbol Jawa Barat di masa depan.*







