BALIKBANDUNG.id – Pengembangan potensi desa menjadi salah satu upaya mendorong ekonomi masyarakat agar lebih mandiri. Astra Credit Companies (ACC), bagian dari Astra Financial, menjalankan program Desa Sejahtera Astra di Desa Cinanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, dengan menyasar pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.
Program tersebut resmi dimulai melalui kegiatan kick-off pada Kamis (15/10/2026). Pembinaan ini dirancang untuk mengoptimalkan potensi lokal sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan warga.

Desa Cinanjung berada di kawasan perbukitan dengan jumlah penduduk sekitar 1.200 jiwa. Potensi yang dimiliki cukup beragam, mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, wisata alam, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Chief Human Capital Officer ACC Fredericus Radix Wikanto mengatakan, pengembangan desa dilakukan melalui kolaborasi perusahaan, pemerintah desa, penggerak lokal atau Local Champion, serta masyarakat.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang melalui kontribusi aktif masyarakat desa,” ujar Radix.

EVP Corporate Strategic, Communication & ESR ACC Riadi Prasodjo mengatakan, ACC memproyeksikan pembinaan tiga desa sepanjang 2026. Ketiganya meliputi Desa Cibunian di Kabupaten Bogor, Desa Cinanjung di Kabupaten Sumedang, serta satu desa tambahan di Jawa Tengah.
Menurut Riadi, ACC membuka peluang bagi desa-desa yang memiliki potensi unggulan untuk bergabung dalam program Desa Sejahtera Astra.
“Kami konsisten memperluas kemitraan desa dengan menitikberatkan pada penguatan wirausaha lokal dan hilirisasi produk agar berdaya saing nasional maupun internasional. Harapan kami, langkah ini memberi dampak positif jangka panjang bagi kemajuan warga Desa Cinanjung,” tuturnya.

Program Desa Sejahtera Astra merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) ACC. Program ini berfokus pada pengembangan desa di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.
ACC menyebut program tersebut telah menjangkau lebih dari 3.293 penerima manfaat di dua desa di Jawa Barat.
Edukasi Anak hingga Pengelolaan Sampah
Di sektor pendidikan, ACC mendukung penyediaan sarana belajar berupa alat peraga edukasi, meja, dan kursi. Program ini juga menghadirkan edukasi mengenai batasan dan bagian pribadi tubuh bagi 50 peserta didik TK dan SD.

Kegiatan tersebut difasilitasi Imelda Riris Damayanti dari Never Okay Project, penerima SATU Indonesia Awards 2025. Edukasi ini bertujuan membantu anak mengenali bagian pribadi tubuh, memahami emosi negatif ketika batasan diri dilanggar, serta menyadari bahwa pelanggaran dapat dilakukan oleh siapa saja.

Sementara itu, di bidang lingkungan, program diarahkan pada penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Upayanya mencakup revitalisasi bangunan tempat penampungan sementara (TPS), optimalisasi tempat sampah terpilah, pemanfaatan komposter, dan penggunaan mesin pencacah plastik.
Warga juga didorong menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.
UMKM Didorong Tingkatkan Daya Saing
Di bidang kewirausahaan, ACC memberikan dukungan sarana produksi bagi pelaku usaha makanan dan minuman. Bantuan ini diharapkan membantu meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk, dan daya saing UMKM.
Penguatan usaha lokal juga menjadi bagian dari upaya mendorong hilirisasi produk. Dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia, produk desa diharapkan memiliki nilai tambah dan berpeluang menembus pasar yang lebih luas.

Program pembinaan Desa Sejahtera Astra Cinanjung direncanakan berlangsung selama lima tahun ke depan. Fokusnya mencakup penguatan kapasitas masyarakat dan kolaborasi antarpemangku kepentingan agar manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Local Champion Desa Sejahtera Astra Cinanjung Suryanto mengapresiasi dukungan ACC dan Astra terhadap pengembangan desa.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ACC dan Astra atas kerja sama dan silaturahmi yang telah terjalin, serta berharap dapat senantiasa amanah dalam menjalankan program binaan. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata sehingga desa kami semakin maju,” ujar Suryanto.

Kegiatan kick-off tersebut turut dihadiri Kepala Desa Cinanjung Noerdiono, perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid H. Soma, Ketua Yayasan Asya-Syafii Mamin, serta jajaran manajemen ACC.
Melalui program ini, pengembangan desa tidak hanya diarahkan pada penyediaan fasilitas, tetapi juga pada peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengelola potensi lokal, membangun usaha, dan menjaga lingkungan.*







