BALIKBANDUNG.id – Persaingan industri makanan dan minuman (F&B) semakin mendorong pelaku usaha untuk menyusun strategi pemasaran digital yang tidak hanya membangun popularitas merek, tetapi juga mampu mendorong konsumen melakukan pembelian.
GrabAds mencatat jumlah brand F&B berskala enterprise yang menggunakan solusi full-funnel marketing meningkat lebih dari 120 persen dalam satu tahun terakhir.
Peningkatan tersebut menunjukkan semakin luasnya penggunaan strategi pemasaran yang menghubungkan upaya membangun kesadaran terhadap merek dengan langkah mendorong transaksi.
Temuan ini disampaikan dalam acara F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026 di Jakarta, Kamis (22/10/2026). Forum tersebut membahas perubahan perjalanan konsumen dan pemanfaatan data untuk membantu brand menjangkau calon pembeli secara lebih relevan.
Director of Commercial Grab Indonesia, Roy Nugroho, mengatakan peluang pemasaran tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menjangkau lebih banyak konsumen, tetapi juga ketepatan pesan ketika kebutuhan mereka muncul.
Melalui pemanfaatan first-party consumer insights atau data konsumen yang diperoleh langsung dari ekosistem layanan, GrabAds membantu brand memahami perilaku konsumen dan menjangkau mereka pada berbagai tahap perjalanan pembelian.
Pendekatan ini dikenal sebagai Top of Mind to Top of Cart, yaitu strategi membangun kesadaran dan preferensi terhadap merek sejak awal hingga mendorong konsumen memilih produk saat berbelanja.
GrabAds juga menemukan perbedaan perilaku konsumen dalam mencari produk di GrabMart dan GrabFood.
Enam dari sepuluh pesanan GrabMart diawali dengan pencarian langsung melalui fitur pencarian. Sementara itu, sebanyak 79 persen pesanan GrabFood dimulai dengan aktivitas menjelajahi berbagai pilihan yang tersedia.
Perbedaan ini menjadi pertimbangan penting bagi brand dalam menentukan strategi pemasaran. Di GrabMart, kemudahan konsumen menemukan produk melalui pencarian menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan.
Sementara itu, perilaku eksplorasi pengguna GrabFood memperlihatkan pentingnya membangun ketertarikan terhadap produk ketika konsumen sedang mempertimbangkan berbagai pilihan.
Roy mengatakan, melalui solusi full-funnel marketing, brand dapat memanfaatkan berbagai titik interaksi dalam ekosistem Grab untuk membangun kesadaran, meningkatkan ketertarikan, hingga mendorong keputusan pembelian.
Dengan demikian, pemasaran tidak hanya berorientasi pada pengenalan merek, tetapi juga pada peluang agar produk benar-benar dipilih konsumen.
Peningkatan penggunaan solusi full-funnel marketing oleh brand F&B berskala enterprise mencerminkan semakin besarnya perhatian pelaku usaha terhadap strategi yang menghubungkan pembangunan merek dengan konversi penjualan.
Melalui pendekatan berbasis data, GrabAds mendorong pelaku industri F&B dan barang konsumsi sehari-hari (FMCG) untuk memahami perubahan perilaku konsumen sekaligus menyesuaikan strategi pemasaran dengan kebutuhan pada setiap tahap perjalanan pembelian.*







