banner 1280x160

Bobotoh Berduka, Media Sosial Dipenuhi Ucapan Duka Mendalam

Seorang Remaja Asal Bogor Ditemukan Meninggal Dunia

Ilustrasi duka cita. (AI)

Balikbandung.id – Suasana duka mendalam menyelimuti kalangan pendukung setia Persib Bandung setelah seorang remaja berinisial ARK (16) dilaporkan meninggal dunia usai menyaksikan laga lanjutan Super League antara Garudayaksa FC kontra Maung Bandung di Stadion Pakansari, Bogor, Ahad 25 Oktober 2026 malam.

Berbagai akun media sosial komunitas suporter langsung dipenuhi ucapan belasungkawa dan doa bersama.

Diketahui, korban yang masih tercatat sebagai pelajar kelas satu Sekolah Menengah Atas (SMA) tersebut ditemukan terkapar di kawasan Jalan Raya Jakarta–Bogor sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD Cibinong. Bahkan videonya sempat viral di media sosial.

BACA JUGA LUR: 3.000 Mahasiswa Telkom University Turun ke Masyarakat, Fokus Edukasi Pengelolaan Sampah

Kabar kepergian korban sontak memicu reaksi emosional dari warganet serta sesama pencinta sepak bola tanah air yang mengecam segala bentuk kekerasan di luar lapangan.

“bobotoh berduka,” demikian tulisan dalam sebuah foto yang diunggah Rememberpersib.

Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat merespons insiden memilukan ini guna memberikan dukungan moril serta meringankan beban yang dipikul pihak keluarga.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, langsung mendatangi rumah sakit pada Senin dini hari seusai menunaikan salat Subuh berjemaah untuk menemui ibunda korban secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Rudy menyampaikan rasa belasungkawa mendalam serta memastikan seluruh tanggungan pembiayaan diurus oleh pemerintah daerah.

“Semua biaya ditanggung Kabupaten Bogor, Ibu jangan khawatir. Semua tidak bayar. Sekarang Ibu fokus urus anak Ibu,” ujar Rudy Susmanto.

BACA JUGA LUR: Dua Laga Persib Tetap Digelar di Si Jalak Harupat

Bupati Bogor juga berharap kejadian kelam seperti ini menjadi insiden terakhir yang merenggut nyawa suporter di ruang lingkup sepak bola Indonesia.

“Semoga hari ini adalah tangisan terakhir seorang ibu yang kehilangan putra terbaik,” ucap Rudy menambahkan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih bekerja keras menyelidiki rangkaian peristiwa serta memeriksa sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti di balik insiden tragis tersebut.*** (Berbagai Sumber)