BALIKBANDUNG.id – Selama 13 tahun hadir di tengah masyarakat, Galeri Indonesia Kaya mencatat lebih dari satu juta pengunjung dan telah menyelenggarakan lebih dari 3.000 pertunjukan yang mengangkat seni dan budaya Indonesia melalui pendekatan kreatif.
Sejak diresmikan pada 10 Oktober 2013, Galeri Indonesia Kaya menjadi salah satu ruang yang menghadirkan beragam kegiatan seni pertunjukan, mulai dari tari, teater, teater musikal, monolog, pertunjukan musik, apresiasi sastra, hingga kunjungan budaya.
Dalam perjalanannya, lebih dari 2.000 pekerja seni telah terlibat dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan. Program-program tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan seni dan budaya Indonesia kepada masyarakat lintas generasi.
Memasuki usia ke-13, Galeri Indonesia Kaya kembali menghadirkan ruang bagi talenta muda untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan menghasilkan karya melalui rangkaian perayaan ulang tahunnya.
Salah satu kegiatan yang dihadirkan adalah pertunjukan musikal Menanggung Dua Panggung oleh peserta Ruang Kreatif Intensif Musikal Budaya pada 23–24 Oktober 2026.
Program tersebut merupakan bagian dari inisiatif Indonesia Kaya yang telah berjalan sejak 2019 untuk mendukung pengembangan talenta seni panggung dan regenerasi pelaku teater musikal Indonesia.
Dalam pementasan tersebut, peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan sebagai pemain, tetapi juga terlibat dalam proses penciptaan karya bersama para alumni program dan penulis naskah muda.
Program Ruang Kreatif menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap proses pembelajaran dan pengembangan talenta di bidang seni pertunjukan. Kesempatan untuk terlibat dalam produksi memberikan ruang bagi peserta untuk menerapkan pengetahuan sekaligus berkolaborasi dalam menghadirkan karya.
Program Director Galeri Indonesia Kaya, Renitasari Adrian, mengatakan pihaknya terus berupaya tumbuh bersama Indonesia dengan menyediakan ruang bagi talenta muda untuk belajar dan mengembangkan potensi.
Melalui berbagai program yang dihadirkan, Galeri Indonesia Kaya berupaya memadukan kekayaan budaya Indonesia dengan konsep kekinian agar seni pertunjukan semakin dekat dan relevan bagi masyarakat.
Perjalanan selama 13 tahun tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperluas apresiasi terhadap seni budaya sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem seni pertunjukan di Indonesia.*







