BALIKBANDUNG.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyalurkan ribuan paket sembako bagi kaum dhuafa dan masyarakat rentan di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.
Bantuan melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini disalurkan bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Al-Misbah Sapan pada 20 Oktober 2026.
Program tersebut ditujukan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat prasejahtera sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan keluarga yang membutuhkan.
Adapun penerima bantuan di antaranya lansia, keluarga yatim piatu, serta pekerja harian yang memerlukan dukungan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Pemimpin Kantor Cabang BRI Majalaya, Nanang Sumbara, mengatakan bahwa kehadiran BRI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan layanan keuangan dan kegiatan bisnis, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Melalui program BRI Peduli, kami berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat dan mendorong percepatan pencapaian SDGs di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan wujud kepedulian sosial untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat rentan dapat terpenuhi, sekaligus memperkuat modal sosial dan solidaritas di wilayah Kabupaten Bandung,” ujar Nanang.
Menurutnya, kerja sama dengan lembaga sosial kemasyarakatan menjadi salah satu upaya untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan secara langsung.

Penyaluran sembako ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Program tersebut mendukung tujuan pertama, yakni menghapus kemiskinan, serta tujuan kedua, yaitu mengakhiri kelaparan.
Selain itu, kolaborasi BRI Peduli dengan Yayasan Pendidikan Al-Misbah Sapan mencerminkan tujuan ke-17 SDGs tentang kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Melalui program ini, BRI berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial dan gotong royong.
Ke depan, sinergi antara dunia usaha dan lembaga sosial diharapkan terus berkembang untuk menciptakan manfaat yang lebih luas, sehingga masyarakat dapat tumbuh lebih mandiri dan sejahtera.*







