banner 1280x160

Program Poe Ibu Sasar 39 Rumah di Ciamis, Renovasi Didukung Rereongan ASN Jabar

Pemprov Jabar melalui Program Poe Ibu menargetkan perbaikan 39 rumah tidak layak huni dan rumah terdampak bencana di Desa Kaso, Ciamis. Lewat semangat rereongan ASN, program ini menjadi wujud gotong royong untuk menghadirkan hunian yang lebih layak dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Foto Humas Jabar)

BALIKBANDUNG.id – Sebanyak 39 rumah di Desa Kaso, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, menjadi sasaran penanganan rumah tidak layak huni (Rutilahu) melalui Program Poe Ibu Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).

Program tersebut menjadi bagian dari kegiatan Abdi Nagri Ngaprak Lembur #2 yang mendorong semangat gotong royong aparatur sipil negara (ASN) untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, puluhan rumah yang menjadi sasaran penanganan terdiri atas 30 rumah milik masyarakat miskin atau kurang mampu dan sembilan rumah yang terdampak bencana pergeseran tanah.

Dari total sasaran tersebut, renovasi satu rumah milik Teddy telah dilaksanakan. Selanjutnya, renovasi tahap pertama direncanakan menyasar 11 rumah dengan dukungan berbagai pihak.

Sebanyak tiga rumah akan ditangani oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat. Sementara itu, delapan rumah lainnya mendapat dukungan perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jabar.

Dua dari delapan rumah tersebut akan dibangun secara mandiri oleh Badan Pendapatan Daerah dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, masing-masing satu rumah. Adapun enam rumah lainnya ditangani melalui kolaborasi sejumlah perangkat daerah.

Pendanaan renovasi tahap pertama bersumber dari gerakan rereongan ASN Pemprov Jabar melalui Program Poe Ibu.

“Semangat rereongan ini menjadi wujud kepedulian bersama bahwa upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah secara kelembagaan, tetapi juga merupakan gerakan kolektif yang melibatkan seluruh unsur aparatur,” kata Dedi, Rabu (14/10/2026).

Pelaksanaan program ini turut melibatkan kolaborasi Pemprov Jabar, Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat, dan Jamkrida. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui Program Poe Ibu, Pemprov Jabar mendorong agar kepedulian ASN tidak hanya diwujudkan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, tetapi juga melalui kontribusi langsung bagi masyarakat.

Perbaikan rumah menjadi salah satu bentuk bantuan untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal sekaligus membantu warga yang terdampak bencana memulihkan kondisi hunian mereka.

Program ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam pembangunan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan hingga ke tingkat desa.*